Pages

Rumitnya kita itu

24 June, 2012


Akhir-akhir ini aku terlalu banyak berpikir tentang macam-macam. Sudut kamar yang tak pernah mandi dengan cahaya pagi, bau ilalang di balik pagar tetangga, semangkuk air hujan di daun talas pekarangan rumahku dan langit yang menanam berhektar awan. Yang terakhir itu begitu manis akhir-akhir ini, apa lagi dipukul setengah enam sore. Melankolis katamu.

Aku juga sempat memikirkan cinta. Ah, lagi-lagi kau mengingatkanku tentang cinta. Lantas, apa yang harus kukatakan lagi tentangnya? Kau sudah begitu tahu luar dalamnya. Bagaimana hatimu tiba-tiba menjatuhkan diri, kemudian terluka, dan suatu hari sembuh lagi. Lalu, kenapa aku harus memikirkannya untukmu? Kenapa kau tak memikirkannya sendiri saja, agar kelak kau bisa menceritakan tentang biasnya, letupnya, dan kiranya itu hanya kabut di pagi yang gerimis.

Lagi pula, kenapa kita harus memikirkan tentang cinta melulu? Kenapa bukan cinta saja yang memikirkan kita, sesekalipun tak apa, agar dia tahu bagaimana rumitnya berpikir seperti ini. Tak berotak katamu.

Lucunya lagi, ternyata kitalah yang sering membuatnya rumit, karena mengajaknya bermain di dalam labirin. Dia menjadi terbang kemana-kemana, tenggelam, merangkak-rangkak, dan akhirnya gugur di bawah pohon cemara. Lihat kan, di sana juga ada tupai yang meloncat dari dahan ke dahan, membawa kenari yang disimpannya di lubang pohon. Katamu itu rumahnya, aku menyebutnya lubang pohon saja. Seperti halnya dengan cinta, kerap kali kita beradu argument, salah kaprah: padahal itu-itu saja.

Kau dan aku kemudian membajak langit, mengais-ngais awan yang keemasan. Kita mencari-cari apa yang tak sempat dicari yang lain. Mungkin suatu hari kita akan saling menemukan, kemudian tertawa lagi karena hal itu.

*gambar dari sini

43 comments:

  1. apa yg terjadi padamu sepanjang Juni ini?

    "tidak usah memikirkan dia yg tidak memikirkanmu," kata seseorang, suatu hari.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hha kak yuni ini selalu sotta' :p

      Delete
  2. bang uchank bang uchank :D
    kereen tulisanny, diam-diam ak mengikutimu lhoo XD
    hahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hha makasih Lan, lagi belajar nulis kayak gini kok.

      Delete
  3. ujung2x cinta..., cinta emank gk berpangkal dan gk berujung.., seprti berada ditengah lautan *smile

    ReplyDelete
  4. salam kenal blognya dah ku follow#452 follbek ya.. trims..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal mas. oke nanti mas siap dijadwalkan :D

      Delete
  5. semoga bisa ketemu lagi dan bisa tertawa bersama ya..kayanya pngen bgt ya mas...

    ditunggu kunjungan baliknya gan :D

    ReplyDelete
  6. hmmm cinta-cinta... hehe...

    jadi inget pernah ada yang bilang bahwa "CINTA ITU IBARAT KENTUT" di tahan bikin sakit perut dan bila dikeluarkan bikin ribut... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. HHa perumpaan yang ekstrim nih kang :D

      Delete
  7. pusing mikirin cinta bang,mending fokus sama masa kini & masa depan,soalnya cinta mah gampang kita dapatkan asalkan masa depan cerah secerah Warren Buffet :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hha gak pusing kok bang Andy :D
      tenang aja. sip thanks motivasinya :D

      Delete
  8. rumit,, kadang justru itu seni nya cinta...
    *alaah, sy juga ga ngerti sebenarnya*
    hihiiii...

    sy suka , ijin share ya :)

    ReplyDelete
  9. Kunci keberhasilan adalah menanamkan kebiasaan sepanjang hidup Anda untuk melakukan hal - hal yang Anda takuti.
    tetap semangat tinggi untuk jalani hari ini ya gan ! ditunggu kunjungannya :D

    ReplyDelete
  10. roman banget ni kata2nya ^^
    xixixixi...

    ReplyDelete
  11. cinta memang kumpulan paradoks..

    ReplyDelete
  12. sok cuiit....knjungan perdana

    ReplyDelete
  13. kunjungan gan .,.
    saat kau kehilangan arah ingatlah masih ada yang menolong mu
    dan tetap berdoa mengharap untuk menemukan jalanmu.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

    ReplyDelete
  14. kamu cari fans..??!

    saya siap jadi fans untuk tulisan ini..!

    ^(*^%(&(%*%*

    ReplyDelete
  15. wahhh...
    bahasanya keren bgtttttt.,.,..
    suka dengan gaya bahasa kamu mbak/ mas...


    salam kenal yah :)

    ReplyDelete
  16. terkadang , rummit , susah, ribet dibuat diri kita sendiri..

    inspiratif..


    Kunjungan blogwalking.
    Sukses selalu..
    kembali tak lupa mengundang juga rekan blogger
    Kumpul di Lounge Event Blogger "Tempat Makan Favorit"

    Salam Bahagia

    ReplyDelete
  17. kembali berkunjung bung Pujangga.. *smile

    ReplyDelete
  18. sangat romantis. ingin baca berulang-ulang rasanya :)

    ReplyDelete
  19. asli.. saya perlu membaca berulang untuk mengerti maksudnya. dan akhirnya tetep gagal he he.

    membicarakan cinta memang tiada abisnya. cerita biasa dan sederhana bisa jd cerita indah dengan bumbu asmara.

    ReplyDelete
  20. SubhanAllah Uchank ^_^
    udah lama nggak baca tulisanmu, dan hari ini jantung saya deg2an bacanya :D

    ReplyDelete
  21. selalu menarik berbicara tentang cinta...apalagi ditulis oleh seseorang yang pandai mengolah kata..hasilnya ??? sempurna....

    ReplyDelete
  22. waw! ulasan yang keren,
    kata - katanya juga mengalir (:

    penikmat kata said "perfeck"

    salam persahabatan :D

    ReplyDelete
  23. Bang uchank orang mkassar tha? Nunjuk balasan komen "sotta'"

    ReplyDelete
  24. Saya suka kiasan dan diksinya

    ReplyDelete
  25. mas, temen aku jadi suka banget lho sama tulisan-tulisan mas uchank :D

    ReplyDelete
  26. ehem.. sapa suruh mau menjadi kita =P
    *semoga bisa saling menemukan lagi deh
    hohoho

    ReplyDelete

speak up!